Untukmu
Yang terkasih
Yang
selalu dirindu dengan serindu-rindunya
Yang
paling dicinta dengan setulus-tulusnya dan sebenar-benarnya cinta
Yang
selalu dipuja siang dan malam bahkan setiap waktu dengan pujian paling agung
tanpa ada tandingan
Oh
Allah,
Engkaulah
satu-satunya cahaya yang bersinar di atas segalanya. Yang menerangi kegelapan
lalu menjadikannya bersinar dan penuh kilauan, tapi Engkau lebih terang dari
dunia dan seisinya. Hingga cahaya-Mu mampu memalingkan cinta siapa saja yang sudah
mengenal-Mu, termasuk diriku.
Engkaulah
alasanku tak pernah berputus asa. Engkau yang menjadikanku ada, Kau pula yang
menjadikanku bahagia dan sengsara. Lalu Kau juga yang memintaku untuk bersyukur
kala bahagia dan berjuang agar mampu terus bangkit dari keterpurukan sembari
meminta pertolongan hanya pada Engkau, maka tak ada celah bagiku untuk mengeluh
dan menyerah. Sebab aku tau Kau tak kan mengabaikanku dan aku yakin janji-Mu
tak pernah mendusta.
Firmanmu
adalah melodi yang selalu didendangkan di setiap rumah-rumah suci milik-Mu,
Nyanyian penenang hati yang sedang merindu maupun sedang gundah gulana, lantunan
penyejuk dahaga dalam gersangnya hati akan rasa syukur kepada-Mu, dan alunan harmonis
yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit rohani dan jasmani.
Ridho-Mu
yang selalu kuharapkan bagaikan lentera yang menerangi jalan yang harus kutempuh.
Lentera dengan cahaya penerang langkah yang takkan padam meski diterpa angin
kencang sekaligus lentera yang mengusir gelapnya hati dan pemikiran. Aku tak
gentar sebab hanya dengan Ridho-Mu aku mampu menenangkan badai besar dalam
kehidupan.
Kau
segalanya bagiku. Kau inspirasiku. Kau motivasiku. Kau Satu-satunya alasanku hidup
dan tetap betahan hidup, serta tempatku menyerahkan seluruh hidup, karena hanya
untuk-Mu lah aku hidup.
Ya
Allah, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Jangan
Kau kasihani aku, karena aku tak mengharap belas kasihan dari-Mu. Jangan kau
iming-imingi aku dengan kenikmatan dunia yang hanya akan menjauhkan aku
dari-Mu. Jangan kau coba alihkan diriku kepada selain Engkau. Tapi palinglah
aku dari segala cinta yang selain karena-Mu, sebab aku tak pernah main-main
dengan cintaku kepada-Mu
Kumohon
terimalah persembahan cinta dariku, hamba-Mu yang tak pantas ada di surga,
hamba-Mu yang seharusnya ada di neraka, dan hamba-Mu yang mengharapkan cinta
sebesar-besarnya dari-Mu. Maka cintailah aku, sebab dengan cinta-Mu, hidupku
menjadi bermakna dan takkan sia-sia
Yogyakarta, 5 April 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar