Rabu, 18 Mei 2016

Seminar Nasional dan Sosialisasi Membangun Budaya Digital di Perguruan Tinggi


Prof. Dr. Musa Asyarie membuka seminar dengan Gong Digital
(4/12/2012) Pusat Komputer dan Sistem Informatika (PKSI) UIN Sunan Kalijaga adakan Seminar nasional dengan tema "Digital Lifestyle Experience for Higher Education". Acara ini diadakan digedung Convention Hall dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan masyarakat umum. Seminar ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. H. Musa Asy'arie dengan Gong Digital. Menurut Ketua PKSI, Agung Fatmanto, Ph.D., kegiatan ini diadakan sebagai komitmen UIN Sunan Kalijaga dalam mewudkan kampus digital dan sebagai upaya membangun budaya digital di perguruan tinggi. “ Di era globalisassi saat ini, perguruan tinggi harus memaksimalkan pengunaan tekhnologi digital, mengingat perkembangan arus informasi yang begitu pesatnya, hal ini sebagai imbas dari kemajuan dunia digital yang terjadi saat ini. Penerapan teknologi digital juga harus dibarengi dengan peningkatan pengetahuan teknologi komputerisasi bagi seluruh civitas kampus, baik dosen, pegawai dan mahasiswanya, agar menjadi sinergisitas”, tutur Agung Fatmanto yang juga dosen pada Fakultas Sains dan Teknologi. Dalam seminar ini menghadirkan Ryan Fabella (Client Software Architec IBM), Pepita Gunawan (Indonesian Google Southeast Asia dan Agung Fatmanto, Ph.D. sebagai pembicara.
Dalam sambutannya Musa Asyarie menyampaikan bahwa, UIN Sunan Kalijaga akan senantiasa mengembangkan kampus menuju kampus digital, karena, dengan penerapan teknologi digital, semua akses informasi akan menjadi mudah. Perkembangan teknologi yang begitu pesat seharusnya kita manfaatkan dan direspons secara positif, jangan sampe dengan perkembangan itu kita malah menjadi keblinger. “ Saat ini kita sudah dikuasai oleh dunia ‘kotak’, karena sebagian besar alat teknologi yang kita gunakan berbentuk kotak, PC, Monitor, PC Tablet, HP, Laptop semuanya berbentuk kotak. Melihat hal ini, kita jangan sampai dikotak-kotakkan oleh barang ‘kotak’ ini. Karena dengan barang ‘kotak’ ini individualisme akan semakin meningkat, untuk itu filter dalam penggunaan teknologi di era digital ini sangat penting”, tutur Musa.
“ Dalam acara ini juga dihadiri oleh delegasi PTAIN se-Indonesia dan delegasi pusat komputer Perguruan Tinggi dan civitas Mahasiswa se-DIY ”, tambah Agung. *(Doni Tri W-Humas UIN Suka)


Sumber : http://uin-suka.ac.id/page/berita/detail/674/seminar-nasional-dan-sosialisasi-membangun-budaya-digital-di-perguruan-tinggi

Selasa, 03 Mei 2016

PPK lanjut SEKDER

Sabtu, 23 April 2015
                Sabtu kali ini kegiatanku dimulai dengan Studium General PPK yang berkonsep ESQ (Emosional Spiritual Question). PPK sendiri adalah singkatan dari Program Pendampingan Kegamaan, yaitu mata kuliah wajib bagi mahasiswa mahasiswi semester I dan semester II Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Program ini terbilang program yang istimewa karena hanya baru berjalan dengan baik di Fakultas Saintek saja. Pada mata kuliah PPK ini mahasiswa dan mahasiswi saintek terbagi dalam kelompok-kelompok kecil yang biasa kita sebut dengan halaqah-halaqah yang terdiri dari mahasiswa mahasiswi dari berbagai program studi. Halaqoh-halaqoh ini dalam setiap pertemuannya diampu oleh para MP (Mahasiswa Pendamping) yang tidak hanya berasal dari Fakultas Saintek saja, namun juga mahasiswa mahasiswi fakultas lain yang memiliki kemampuan unggul dalam bidang keagamaan.
Pada setiap awal, akhir, dan pertengahan semester selalu diadakan stadium general PPK, seperti yang berjalan pada hari ini. Acara ini dipandu oleh MP sebagai pembawa acara dan materi inti disampaikan oleh Ustadz NIzam, yakni seorang da’i dan motivator Islam. Dalam kesempatan kali ini Ustadz Nizam banyak memotivasi para peserta PPK agar jangan ragu dalam bermimpi dan meraih mimpi tersebut. Banyak orang hanya memperhatikan keberhasilan seseorang tanpa tahu prosesnya, sehingga mereka mengira bahwa orang-orang hebat tersebut mendapat kesuksesan tanpa banyak pengorbanan, padahal dibalik itu semua ujian dan hambatan yang dilalui orang-orang hebat tersebuat sangatlah berat dan banyak. Beliau juga berpesan, kita sebagai ummat muslim setelah kita bermimpi dan berusaha untuk mencapainya maka kita harus bertawakkal kepada Allah, menyerahkan hasilnya kepada allah semata. Karena Allah pasti akan memudahkan urusan hamba-hamba-Nya yang selalu bertawakkal kepada-Nya.
Stadium general ini juga dimeriahkan oleh para peserta PPK yang membawakan berbagai macam hiburan, mulai dari geguritan jawa, musikalisasi puisi, tari saman, hadroh dan menyanyikan lagu-lagu modern. Acara ini berakhir pada saat dzuhur dan Alhamdulillah selama acara ini berlangsung tidak ada halangan dan rintangan yang berarti.